
Ketersediaan air dalam segi kuantitas dan kualitas yang baik dibutuhkan untuk banyak hal. Air tanah yang merupakan salah satu bentuk sumber daya air berperan penting dalam pemenuhan kebutuhan di berbagai sektor. Namun, pemanfaatan air tanah memerlukan perhatian dalam mengoptimalkan pengelolaan dan pemanfaatannya. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengoptimalkan pengelolaannya adalah dengan pemantauan tinggi muka air tanah untuk menilai bagaimana ketersediaan air di suatu tempat.
Faktor Penentu Tinggi Muka Air Tanah
Kondisi air tanah dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor dan salah satunya adalah dipengaruhi oleh faktor iklim. Pada aspek tersebut setidaknya akan menentukan bagaimana pola musim di suatu dan bagaimana rata-rata cuaca di suatu tempat. Tentunya selain faktor iklim, kondisi air tanah juga dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor lainnya yang bisa berupa intervensi oleh faktor alam atau faktor manusia.
Lalu, terdapat faktor apa saja yang memegang peran kunci sehingga membawa dampak dan mempengaruhi kondisi air tanah? Berikut adalah beberapa faktor yang menentukan bagaimana kondisi air tanah:
- Curah Hujan
Curah hujan mempengaruhi terhadap seberapa banyak volume pengisian atau imbuhan air ke dalam lapisan tanah (water recharge). Namun, sebelum air dapat masuk ke dalam lapisan tanah terdapat proses inflitrasi yang harus dilalui terlebih dahulu.
Infiltrasi adalah proses masuknya air hujan atau air permukaan ke bawah atau ke lapisan tanah yang lebih dalam melalui pori-pori tanah. Salah satu yang menyebabkan proses infiltrasi ini dapat terjadi adalah adanya gaya kapiler sekaligus gaya gravitasi sehingga air dapat masuk ke tanah yang lebih dalam.
- Jenis Tanah dan Batuan
Jika membicarakan proses infiltrasi, maka jenis tanah dan batuan di suatu tempat turut menjadi faktor yang menentukan bagaimana proses pengisian kembali (water recharge) air tanah dapat terjadi. Aspek geologi atau dalam hal ini secara spesifik hidrogeologi juga memiliki peran serta dalam menentukan bagaimana kondisi air tanah di suatu tempat.
Bagaimana jenis tanah dan batuan mempengaruhi kondisi air tanah? Pada tanah berpasir dan berpori tinggi memiliki kemampuan atau daya serap lebih baik dibandingkan tanah liat. Atas dasar ini pula kemudian menjadi faktor yang berpotensi untuk membedakan jenis air tanah berdasarkan lingkungan geologisnya.
- Vegetasi dan Tutupan Lahan
Vegetasi menjadi faktor pendukung dalam proses infiltrasi. Keragaman dan kerapatan vegetasi adalah unsur yang mendukung untuk air dapat masuk ke dalam tanah melalui celah-celah dan memperbaiki struktur tanah. Namun sebalik, vegetasi yang minim dan permukaan tanah yang tertutup dengan beton ataupun aspal berpotensi mempengaruhi proses infiltrasi dan ketersediaan air tanah.
- Iklim dan Suhu
Iklim dan suhu adalah faktor lain yang turut mempengaruhi bagaimana kondisi serta tinggi muka air tanah. Iklim menjadi salah satu faktor yang berdampak terhadap bagaimana proses penguapan pada siklus air yang disebut evapotranspirasi
Evapotranspirasi adalah kombinasi yang merupakan kombinasi evaporasi dan transpirasi tanaman. Wilayah yang panas dan kering cenderung berpotensi mempengaruhi penguapan lebih tinggi. Kondisi tersebut menyebabkan air menjadi cepat hilang sebelum sempat meresap ke dalam tanah.
- Pemanfaatan Air Tanah
Pemanfaatan air tanah untuk kebutuhan industri manufaktur hingga perkebunan menjadi faktor lain yang berpengaruh terhadap kondisi air tanah. Baik ketersediaan air tanah secara kuantitas dan kualitas, dengan pemanfaatan air tanah jika tidak diimbangi dengan pengelolaan yang baik berpotensi menimbulkan dampak negatif.
Tinggi muka air tanah faktanya menjadi salah satu parameter penilaian terhadap bagaimana kondisi air tanah di suatu tempat. Sebagai contoh, tinggi muka air tanah lebih dari 0,4m di bawah permukaan gambut menjadi penilaian jika ekosistem gambut di titik tersebut sudah rusak.
Apa Saja Parameter Air?
Untuk menilai bagaimana ketersediaan air terdapat parameter yang harus diukur dan dianalisis. Kebutuhan untuk air minum hingga sanitasi adalah pertimbangan mengapa pengujian parameter air kemudian sangat penting dilakukan.
Pengujian parameter dalam air tentu menjadi bagian dari upaya mitigasi dan antisipasi terhadap potensi adanya paparan zat berbahaya. Dalam hal ini penilaian kondisi air akan ditentukan berdasarkan berbagai aspek yang terdiri atas parameter fisika dan kimia.
Untuk parameter fisika dalam air akan meliputi:
- Suhu, Bau, dan Rasa
- Kekeruhan dan Warna
- Zat Padat Tersuspensi
Sedangkan yang termasuk ke dalam parameter kimia air adalah:
- pH
- Alkalinitas
- Kesadahan
- Zat Padat Terlarut
- Oksigen Terlarut
- Biological Oxygen Demand
- Chemical Oxygen Demand
- Logam Berat
Bagaimana Analisis dan Pemantauan Tinggi Muka Air Tanah?
Tinggi muka air tanah adalah satu aspek pada lingkungan yang memerlukan perhatian khusus. Hal tersebut tentu mempertimbangkan berbagai potensi terhadap pengaruh tinggi muka air tanah yang berpotensi untuk menimbulkan dampak. Terlebih lagi aspek tersebut juga menyangkut terhadap sistem mitigasi risiko maupun upaya konservasi lingkungan.
Pemantauan secara terus-menerus menjadi cara yang tepat untuk mengetahui kondisi air tanah dengan akurat. Namun, bagaimana pemantauan tinggi muka air tanah secara terus-menerus ini dapat dilakukan?
Alat Ukur Tinggi Muka Air Tanah (TMAT) adalah inovasi yang hadir untuk menjawab tantangan terhadap pemantauan tinggi muka air tanah secara otomatis dan real-time. Dilengkapi water level submersible sensor, rainfall sensor, dan soil sensor perangkat ini mampu memberikan data pengukuran yang akurat terkait kondisi air tanah. Selain itu, perangkat ini juga mampu melakukan pemantauan secara terus-menerus selama 24 jam non stop.
Implementasi Alat Ukur Tinggi Muka Air Tanah (TMAT) turut mendukung pemanfaatan dan pengelolaan air tanah untuk multisektor. Dengan basis teknologi IoT, perangkat ini mampu mengirimkan data hasil pengukuran air tanah ke aplikasi mobile maupun desktop yang bisa diakses dari mana saja dan kapan saja. Adanya perangkat ini akan mendukung kebijakan dengan berbasis data yang akurat serta mendorong pengambilan keputusan cepat dan tepat.
Sumber:
https://www.researchgate.net/publication/374118371_Parameter_Kualitas_Air
https://tirto.id/bagaimana-proses-terjadinya-air-tanah-ini-faktor-manfaatnya-hcaz
https://peraturan.bpk.go.id/Details/5513/pp-no-71-tahun-2014